Ilustrasi Dalam Poster

ILUSTRASI DALAM POSTER

Poster adalah iklan atau pengumuman yang diproduksi secara massal (Ensiklopedia Encarta, 2004). Sedangkan menurut Sumbo Tinarbuko (2007), poster merupakan salah satu media komunikasi visual berbentuk dua dimensional. Kehadirannya bertujuan menyampaikan suatu pesan, keinginan, mengumumkan sesuatu agar diketahui masyarakat dan 16mengingatkan mereka tentang hal-hal yang dianggap penting.

Poster adalah salah satu bagian dari seni dan desain yang memiliki gaya, aliran maupun trend tersendiri yang tidak lepas dari tingkat penguasaan teknologi serta gaya hidup dari suatu zaman. (Kusrianto, 2007, h.338)

Poster pada umumnya dibuat dengan ukuran besar di atas kertas untuk didisplay pada khalayak. Sebuah poster biasanya berisikan gambar ilustrasi dengan warna-warna yang indah dan beberapa teks maupun memuat trademark. Sebuah poster biasanya berguna secara komersial untuk mengiklankan suatu produk, suatu kegiatan pendidikan, acara entertainment, maupun alat propaganda. Namun, banyak juga poster yang dibuat hanya untuk tujuan seni maupun sebagai hiasan.

Poster dibuat untuk menyampaikan pesan atau informasi. Jenis poster dikelompokkan menjadi, sebagai berikut:

–          Poster Teks

Sebagaimana namanya, poster teks mengutamakan teks sebagai informasi, tetapi biasanya juga ada elemenelemen gambar seperti simbol kerajaan, gambar raja atau ornamen lain. Pada awalnya, poster digunakan untuk menyampaikan pengumuman pemerintah kepada 17rakyat di abad ke-15. Poster selain digunakan sebagai pengumuman, poster juga digunakan untuk iklan.

–          Poster Bergambar

Pada abad ke-17, yang disebut sebagai awal abad modern, ada dua pemicu atas berkembangnya produksi poster. Pertama, semakin maju teknologi percetakan. Kedua, dimulainya era industrialisasi dalam skala besar dengan terjadinya Revolusi Industri di Prancis yang menyebabkan diperlukannya sarana iklan menggunakan poster. Oleh karena itu, poster dicetak dalam jumlah besar.

Poster-poster pada era itu dihiasi dengan gambar yang berwarna-warni. Dan terdapat banyak poster yang memiliki nilai artistik yang tinggi, diantaranya adalah dengan masuknya pengaruh aliran Art Noveau, Kubisme, Surrealisme, Dada, dan Art Deco. (Kusrianto,

2007, h. 339)

Di Indonesia, poster mulanya digunakan untuk membangkitkan nasionalisme. Poster-poster tersebut merupakan poster propaganda yang berperan sebagai media pendukung untuk membangkitkan semangat perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia. Dalam  sebuah  poster  terdapat komponen dasar yang telah membentuknya menjadi suatu karya seni atau desain, yaitu titik, garis, bidang, bentuk, tipografi, tekstur, dan warna. Komponen dasar ini juga dapat disebut unsur visual. Dari unsur visual yang sederhana tersebut, dapat membentuk sebuah karya seni dan desain. Titik menjadi garis, garis tersusun membentuk bidang, bidang berlapis membentuk  volume, dan bentuk akhir ini memiliki tekstur dan warna yang wujudnya figuratif atau non figuratif, dan rangkaian tipografi membentuk kata, kata-kata membentuk satu kalimat yang dapat menarik perhatian dan isi dari karya seni dan desain tersebut dapat mempengaruhi atau mengubah sikap dan perilaku individu atau kelompok sasaran.

Unsur dalam Sebuah Poster 

Dalam sebuah poster terdapat unsur yang sangat bervariasi, namun biasanya ada unsur utama yang terkandung dalam sebuah poster yaitu visual (gambar) dan teks (tipografi). (Rustan, 2008, h. 108)

1. Gambar/ Ilustrasi

Ilustrasi menurut definisinya adalah seni gambar yang dimanfaatkan untuk memberi penjelasan atau suatu maksud atau tujuan secara visual. (Kusrianto, 2007, 19h.140)

Dalam poster propaganda perjuangan masa revolusi kemerdekaan Indonesia terlihat ilustrasinya sangat mengilustrasikan keadaan yang sedang terjadi, gemuruh semangat perjuangan para pejuang dan rakyat demi mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Ilustrasi dengan Teknik Woodcut

Teknik membuat ilustrasi merupakan bagian dari grafis desain yang tidak dapat dipisahkan dari teknik reproduksi (untuk memperbanyak).Teknik pertama yang dikenal dengan nama  woodcut(membuat cukilan) atau relief pada sebuah kayu.

g1

Gambar  diatas merupakan, Ilustrasi tentang Benyamin Franklin (1706-1790)

Menggunakan teknik woodcut yang dibuat oleh perusahaan percetakan Cox & Sons pada tahun 1785.  Sumber: Buku “Pengantar Desain Komunikasi Visual”, 2007

Teknik pertama yang dikenal dengan nama  woodcut (membuat cukilan) atau relief pada sebuah kayu kemudian dicap pada kertas atau kain

Setelah teknik  woodcut  muncul teknik  woodblockyang merupakan teknik cetak/ pengecapan berwarna dengan sistem

Gambar diatas merupakan, Ilustrasi di era woodblock dibuat oleh seniman Jepang, tahun 1603-1867.  Sumber: Buku “ Pengantar Desain Komunikasi Visual ”, 2007

2. Teks/ Tipografi

Di dalam desain grafis, tipografi didefinisikan sebagai suatu proses seni untuk menyusun bahan publikasi menggunakan huruf cetak. Oleh karena itu, “menyusun” meliputi merancang bentuk huruf cetak hingga merangkainya dalam sebuah komposisi yang tepat untuk memperoleh suatu efek tampilan yang dikehendaki. (Kusrianto, 2007, h.190)

 

OLEH :

I Ketut Sumardana ( 201106012 )

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s